Penerapan Food Combining Rasulullah Saw

Bab Tentang Makan - Food Combining adalah suatu prinsip pengaturan pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, baik untuk waktu pagi, siang maupun malam hari.
Diet Ala Rasulullah
Food Combining

Prinsip-prinsip dasar Food Combining antara lain.
  1. Tubuh mempunyai siklus-siklus pencernaan, penyerapan, dan pembuangan yang berbeda intensitasnya.
  2. Ada makanan yang boleh dikombinasikan dan dimakan bersama, ada pula yang tidak serasi untuk dikombinasikan.
  3. Setiap makanan butuh waktu pencernaan berbeda. Hanya dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ini, kerja pencernaan tubuh sudah bisa dijaga agar tetap dalam kondisi maksimal.
Siklus pencernaan sangat intensif antara pukul 12.00 (tengah hari) dan pukul 20.00 (8 malam). Pada siklus ini energi tubuh lebih banyak dipusatkan ke fungsi pencernaan. Sepanjang siklus ini merupakan saat yang tepat untuk mengisi lambung dengan makanan padat. Kalau pada siang hari perut tak terisi, Anda akan merasa sangat lapar.

Siklus penyerapan berlangsung sangat intensif antara pukul 20.00 (8 malam) dan pukul 04.00 (dini hari). Sepanjang siklus ini terjadi proses penyerapan sebagian besar zat-zat makanan yang sudah tercerna dan pembagian zat-zat makanan ke seluruh bagian tubuh. Karena itu, tidur terlambat atau makan larut malam dapat mengurangi pasokan energi yang diperlukan untuk proses penyerapan. Hambatan pada salah satu siklus dapat mengacaukan siklus-siklus berikutnya, sehingga Anda akan merasa grogi pada pagi harinya.

Siklus pembuangan sangat intensif terjadi antara pukul 04.00 (tengah hari) dan pukul 12.00 (tengah hari). Pada siklus ini, energi akan lebih banyak dipakai untuk membantu proses pembuangan. Sampah akan lebih banyak dikeluarkan dalam siklus ini.

Banyak orang mengeluh tidak mempunyai nafsu makan pada pagi hari, tapi tidak menyadari bahwa ini adalah hal sangat alami. Karena tubuh tengah melalui siklus pembuangan. Tubuh tidak terlalu membutuhkan makanan padat (misalnya nasi dan daging) yang sulit dicerna dalam kurun waktu tersebut, malah bisa mengacaukan proses pembuangan karena kekurangan energi.

Ada beberapa jenis makanan yang mana Rasulullah tidak mengkombinasikan secara bersamaan. Makanan-makanan tersebut antara lain:
Tidak Mengkombinasikan Susu bersama Daging
Tidak Mengkombinasikan Daging bersama Ikan
Tidak Mengkombinasikan Ikan bersama Susu
Tidak Mengkombinasikan Ayam bersama Susu
Tidak Mengkombinasikan Ikan bersama Telur
Tidak Mengkombinasikan Ikan bersama Daun Salad
Tidak Mengkombinasikan Susu bersama Cuka
Tidak Mengkombinasikan Buah bersama Susu CTH: Koktail

Pola Jadwal Kebiasaan Makan dan Minum Yang Menjadi Kunci Sehat Rasulullah SAW

Bab Tentang Makan - Nabi Muhammad SAW memang seharusnya menjadi panutan bagi kita diberbagai aspek kehidupan. Mulai dari ahklak hingga ke pola jadwal makan. Sepintas masalah makan ini tampak sederhana, namun ternyata dengan pola makan sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh yang merupakan harta yang paling berharga. Dengan mencontoh pola makan Rasulullah SAW, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan.

Makan dan minum adalah kegiatan yang tidak dapat dilepaskan dari makhluk hidup. semua makhluk hidup butuh makan. Melalui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Allah telah mengatur segala sesuatu yang berkaitan tentang kegiatan ini untuk kebaikan umat manusia!

Berikut adalah Pola Jadwal Makan Rasulullah Yang Selalu Diterapkan Setiap Hari

  • Bangun Sepertiga Malam Untuk Menghirup Udara Yang Masih Segar
Rasulullah SAW membiasakan diri untuk bangun sepertiga malam untuk menghirup udara yang masih segar. Ini merupakan asupan pertama untuk tubuh Rasulullah SAW sebelum menunaikan shalat Subuh. Ternyata kebiasaan Nabi Muhammad ini menurut pakar kesehatan baik untuk optimalisasi proses metabolisme di dalam tubuh. Pasalnya udara yang dihirup pada sepertiga malam sebelum Subuh masih bersih dan belum bercampur dengan zat berbahaya. Ini juga membantu menunjang vitalitas dalam menjalani aktivitas seharian.
Diet Ala Rasulullah
Sehat Ala Rasulullah
Mulut dan Gigi merupakan organ yang penting bagi yang selalu dijaga oleh Rasulullah SAW. Untuk urusan ini, Nabi  SAW menggunakan Siwak yakni dahan atau akar dari pohon Salvadora persica yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Oleh karena itu semua dahan atau akar pohon apa saja boleh digunakan untuk bersiwak jika memenuhi persyaratannya, yaitu lembut. Rasulullah memang sangat perhatian dengan organ untuk mengunyah makanan ini. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.

  • Pada Pagi Hari, Rasulullah SAW Membuka Menu Sarapannya Dengan Madu Dan Air Putih.
Memang khasiat madu sangat banyak untuk kesehatan. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an dan penelitian para ahli. Al-quran menjelaskan bahwa madu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

  • Menjelang Waktu Siang/ waktu dhuha, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa Sallam Senantiasa Mengonsumsi Tujuh Butih Kurma Ajwa’ (Matang).
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.

Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.

  • Pada Waktu Sore, Rasulullah Baru Makan Makanan Yang Cukup Berat Yakni Roti Yang Dicampur Dengan Minyak Zaitun Dan Cuka.
Ini berfungsi mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.

  • Pada Malam Hari, Menu Utama Makan Malam Rasulullah Adalah Sayur-Sayuran.
Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.

Disamping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).

Pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).

Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).
Baca Juga Artikel '' Penerapan Food Combining Rasulullah Saw''
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.

Apakah Peringatan Maulid Nabi dan Isra' Mi'raj Bid'ah?

Banyak sekali perselisihan diantara kita sebagai sesama kaum muslimin mengenai peringatan mauli nabi dan rajaban, apakah itu diperbolehkan, bid'ah ataukah haram.

Pertama, saya mau membahas maulid nabi terlebih dahulu. Peringatan maulid nabi merupakan peringatan tentang sejarah kelahiran nabi besar Agung Muhammad saw yang jatuh pada hari senin menjelang terbitnya fajar 12 Rabi’ul Awal tahun Gajah bertepatan dengan 20 April 571 M.

Bolehkah Merayakan Peringatan Isra' Mi'raj
Mengupas Tabir Perayaan Maulid Nabi dan Isra' Mi'raj

Apakah peringatan Maulid Nabi boleh Atau Bid'ah Ataupun Haram?

Opsi pertama diperbolehkan, apabila kalian sendiri juga merayakan ulang tahun teman kalian, kerabat bahkan orang tua kalian sendiri. Kita saja merayakan ulangtahun teman sendiri, masa sih gak merayakan peringatan maulid nabi. Ngakal nggak?

Opsi kedua Bid'ah, bid'ah artinya mengadakan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah diajarkan nabi(dalam arti lebih ke kemudharatan). Sesuatu yang bid'ah akan menjerumus kepada kemungkaran dan setiap kemungkaran adalah perbuatan setan dan dosa. Nah adakah dadil tentang memperbolehkan peringatan maulid nabi?

Jelas tidak mungkin ada dalil pelarangan maupun pembolehan perayaan maulid nabi. Kebanyakan ulama memandang perayaan maulid nabi lebih kepada pemborosan dana atau lebih banyak kemudharatannya (keburukan). Apabila kalian menganggap maulid nabi lebih banyak kepada kebaikan, jadi well. Tidak masalah.

Opsi Ketiga yaitu Haram. Kenapa Peringatan Maulid nabi menjadi haram karena beberapa sebab. Salah satunya yaitu apabila kalian menyesali karena dana yang kalian keluarkan. Tidak jarang memang diantara kita selalu mengeluh karena dana/uang yang kita iurkan merasa teralalu terbebankan.

Apakah peringatan Isra' Mi'raj itu Bid'ah Ataupun Haram?

Langsung saja untuk tema yang ini saya memberikan pendapatnya yaitu bahwa Isra' Mi'raj atau rajaban adalah Bid'ah mendekati Haram! Kenapa saya memberikan jawaban tersebut, pastinya ada banyak alasan yang logis dan itu belum tentu apa yang dirasakan oleh kalian saudaraku yang sedang membaca artikel ini.

Kita tau bahwa peringatan isra' mi'raj tidak sekedar ceramah para kyai, ustad maupun ulama. Peringatan isra' mi'raj juga menghadirkan para tamu undangan dari berbagai desa dan menghadirkan para tamu yang tak diundang, karena memang keinginan masyarakat tersebut, dan itupun dibolehkan oleh pihak panitia.

Untuk menyelenggarakan acara ini menurut saya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit yaitu sekitar 30-50juta. Cukup fantastis bukan? Karena memang per kepala keluarga minimal ditarik iuran 50rb, belum berkatnya(bingkisan besar) dan pacitan (snack), ada yang disuruh membuat 10 atau 20. Bukan berarti saya kikir atau apalah lainnya. Mari kita lanjutkan cerita dibawah.

Pengalaman real yang terjadi di kampung halaman saya sendiri. Pernah dulu ada usulan dari beberapa tokoh dikampung saya seperti kyai, ustad bahkan seorang ulama mengusulkan peringatan Isra' Mi'raj menggunakan suguhan pacitan (snek ringan saja). Untuk tahun pertama, okelah jamaah yang datang banyak, karena memang mereka para tamu yang datang tidak tahu kalau suguhan yang diberikan hanya snek saja. Tetapi untuk tahun kedua jamaah berkurang dan untuk tahun ketiga semakin berkurang bahkan terbilang sangat sedikit. Dan sungguh ini terjadi di kampung halaman saya, bahkan sempat mogok karena hal ini.

Sekarang pun kembali seperti semula yaitu menggunakan berkat (bingkisan besar). Apa alasannya kalau bukan dari niatnya ingin mendaapatkan bingkisan berkat itu sendiri. Dan saya tidak setuju apabila alasan tujuannya masyarakat mendapatkan ilmu, ilmu dan ilmu,menurut saya, itu hanyalah alasan yang klasik.

Saya tantang kalian para pembaca tentang peringatan ira' mi'raj. Jika kalian panitia penyelenggara tersebut coba buatlah peringatan tersebut tidak menggunakan bingkisan dan hanya membuat snek kecilan? Saya jamin jamaahnya akan sedikit, dan saya rasa jamaah yang datang itu benar-benar ikhlas mendengarkan ceramah tanpa ada niat untuk mendapatkan bingkisan (berkat).

Peringatan ini juga saya anggap sebagai ajang kegengsian, kenapa? karena kita tahu selalu berlomba untuk lebih mewah daripada desa lain dalam hal jumlah dan kemewahan yang terdapat didalam bingkisan berkat tersebut.

Perlu para pembaca ketahui, memperingati atau mengingat peristiwa isra' mi'raj adalah hal yang wajib diketahui oleh para kaum muslim dan disini saya tidak membid'ahkan dan mengharamkan kalian untuk merayakan peringatan isra' mi'raj ini. Karena ini hanya pendapat dan berlaku untuk saya sendiri. Jika kalian merasakan seperti apa yang dialami saya. Berarti peringatan isra' mi'raj ini bid'ah bahkan bisa menjadi haram. Terimakasih.Wassalamu'alaikum

Bolehkah Menikah Di Bulan Sura?

Bab Tentang Aqidah - Banyak yang beranggapan bahwa menikah tidak boleh dibulan sura. Saya sendiri selaku admin tauhidayah/ islamcare membolehkannya. Sebenarnya kita boleh menikah dibulan sura namun kita sadari hidup di Indonesia ini khususnya jawa yang merupakan salah satu kebudayaan tertinggi didunia meyakini bulan ini adalah bulan dengan banyak kejadian ataupun peristiwa yang sangat penting.

Apabila di tepatkan dengan bulan islami, bulan sura itu sendiri bertepatan dengan bulan muharam bahwa pada bulan tersebut antara tanggal 1-10 muharam terjadi peristiwa penting seperti nabi adam diturunkan dari bumi karena kesalahanya, qobil membunuh habil, tenggelamnya fir’aun dan pasukannya.
Bolehkah Menikah di Bulan Suro
Misteri Menikah Di Bulan Sura
Nah di tanah Indonesia ini nenek moyang kita meyakini bahwa bulan sura yang bertepatan dengan bulan muharam tersebut menganggap banyak kejadian yang penting yang lebih kearah buruk sehingga nenek moyang kita ingin lebih berhati-hati dengan bulan ini walaupun sebenarnya tidak bisa langsung disangkut pautkan dengan hal-hal yang buruk.

Sebenarnya orang tua kita hanya lebih berhati-hati pada kita dan bukan melarang, bukankah baik, orang tua kita menyuruh agar berhati-hati, coba kita lebih mengalah ditunda sedikit pernikahan, nanti bila kita nikah dibulan sura tidak ada yang datang karena takut mungkin lebih ke hati-hati, coba gimana, siapa yang repot? Kitalah nantinya yang akan direpot sendiri. Menurut saya pribadi sebagai masyarakat desa yang sosialnya masih kuat lebih baik mengalah.

Kita tidak boleh beranggapan lebih mengenai bulan sura tidak baik untuk menikah, dengan demikian nanti juga sedikit demi sedikit akan hilang dengan sendirinya dengan kemajuan islam tersebut, sehingga kita bisa meninggalkan tradisi lama dan menjalankan islam dengan murni sesuai yang diajarkan rasulullah saw..

Mudah-mudahan kita semua selalu diberi petunjukNya agar selalu berbuat kebajikan dan kebaikan. Salam Ceramah dari saya, semoga bermanfaat.

Wudhu Dan Sholatnya Orang Yang Bertatto

Bab Tentang Aqidah - Wudhu adalah syarat sah nya sholat, jika wudhu kalian tidak benar maka sholatnya tidak sah. Disini saya akan membahas sah tidak wudhunya orang yang ditato pada bagian badan. Kata siapa tatoan tidak sah sholatnya?

Sebenarnya wudhu itu bukan membasahi kulitmu, tujuan Allah menyuruh kita berwudhu yaitu untuk mengusap martabat kita karena hati kita yang masih kacau, bimbang dan lain-lain masalah keduniawian. tangan hanya sebagai symbol saja.

Sekarang saya tanya yang membatalkan wudhu itu apa sih? kentut kan? yang kentut apanya? The silt mu (bagian bokong) maaf jika kurang sopan tapi agar kalian lebih faham, nah yang kentut adalah the silt mu tetapi kenapa dalam berwudhu tidak disuruh untuk membasuh the silt mu, berarti wudhu itu merupakan peristiwa rohani bukan? iya kan, jadi tidak sekedar jasmani tapi juga menyangkut rohani, kalau wudhu masalah urusan fisik berarti kalian harus cebok/mungusapi bagian dubur ketika berwudhu

Hukum Orang Yang Bertato
Tatto Dalam Sholat
Itulah yang dinamakan cara berfikir logika, karena logika nanti akan sejalan dengan al-quran dan hadits sehingga akan menunjuk kejalan sejati (kebenaran). Beranjak dari wudhu tadi kalau kamu kentut yang malu apanya? wajah kamu ataukah the silt kamu? Jelas wajah kamu yang malu, masa ada orang kentut yang ditutupi the silt kamu, adanya pasti wajah kamulah yang pasti ditutupi karena malu,

maka dari itu wajahmulah yang disuruh sama Allah swt untuk merendah ketingkat yang paling rendah, yang lebih rendah dari pantatmu, karena ketika kalian bersujud itulah kalian mengucapkan subhana rabbial a’la wabihamdi, makannya yang disuruh bersujud bukan pantat kalian sehingga yang membatalkan sholat dan wudhu yaitu kentut, karena wajah adalah kepribadian kita, wajah adalah representasi dari martabat dari hidup kita.

Namun yang harus kita tau bahwa mentatto itu termasuk dilarang dalam islam sebagaimana hadits dibwah ini.

رَوَي اْلبُخَارِيُّ و مُسْلِمٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ: لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ.  وَمَا لِىَ لاَ أَلْعَنُ مَنْ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَهُوَ فِى كِتَابِ اللَّهِ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abdullah ibn Mas’ud radhiallahu anhu, beliau berkata: Alloh Ta’ala melaknat perempuan-perempuan yang mentato dan yang minta ditato, dan yang  mencabut atau mencukur rambut dan yang mengikir gigi utk memperindah, Perempuan-perempuan yang mengubah ciptaan Allah Ta’ala… Mengapa aku tadak melaknati orang yang dilaknati Rasulallah Shallallahu alaihi wa sallam sementara hal itu juga ada dalam Kitabullah, “Dan apa-apa yang Rosul bawa untuk kalian maka maka terimalah dan apa-apa yang dilarang kepada kalian maka tinggalkanlah oleh kalian.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Membuat tato haram berdasarkan adanya laknat dalam hadits, maka wajib menghilangkannya jika memungkinkan walaupun dengan melukainya. Kecuali jika takut binasa, (tertimpa) sesuatu, atau kehilangan manfaat dari anggota badannya maka boleh membiarkannya dan cukup dengan bertaubat untuk menggugurkan dosa.

Tidur Tanpa Bantal

Bab Tentang Tidur - Bantal sudah termasuk kebutuhan pokok saat kita tidur. Di Indonesia ini malah biasanya harus ditambah guling. Ya, tanpa bantal dan guling, rasanya tidur belum afdol.

Bagaimanapun, tidur dengan bantal bukan berarti jadi satu-satunya solusi mendapatkan kualitas tidur yang enak. Terkadang, bila salah posisi bantal bisa membuat leher kita sakit ketika bangun. Akhirnya, banyak orang memilih untuk tidur tanpa bantal sama sekali.

عن عائشة رضي الله عنها :كَانَ وِسَادَتُهُ الَّتِى ينَامُ عَلَيْهَا بِاللَّيْلِ مِنْ أَدَمِ حَشْوُهَا لِيْفٌالترمذي
Artinya: Dari Aisyah-radhiyallahu `anha-Bahwasannya bantalnya (Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam) yang mana beliau tidur di atasnya di malam hari (terbuat) dari kulit yang telah disama’, isinya daun korma (Riwayat At Tirmidzi dan dihasankan oleh Al Hafidz As Suyuthi).

Hadits di atas menunjukkan halalnya menggunakan bantal dan sejenisnya yang berupa alas serta tidur di atasnya. Akan tetapi para ulama menyatakan bahwa lebih utama bagi siapa saja yang sifat melasnya mendominasi, untuk tidak berlebih-lebihan dalam hal isi bantal atau alas. Karena hal itu menyebabkan banyaknya tidur dan lalai dari menyibukkan diri dari perkara-perkara kebaikan. Demikian penjelasan dari Al Allamah Abdur Ra’uf Al Munawi. (Faidh Al Qadir, 5/181)

Manfaat Tidur Tanpa Bantal
No Pillow

Bagaimana Jika Tidur Tanpa Bantal


“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” Dari hadits tersebut maka dapat kita ketahui bahwa Rosulullah menjadikan tangan kanannya sebagai bantal untuk bersandar kepalanya. Berikut manfaat yang dapat Anda dapatkan dengan tidur tanpa bantal:
  • Mencegah sakit leher
Tidur menggunakan bantal adalah sumber utama dari sakit pundak dan leher. Meskipun masih disarankanuntuk pemanasan (stretching) dan menggunakan pemanas, metode terbaik untuk menghilangkan rasa sakit ini adalah dengan tidur tanpa bantal.

Namun, tidur tanpa bantal dapat menyebabkan masalah untuk orang yang sudah terbiasa menggunakannya. Untuk orang-orang yang belum terbiasa tidur tanpa menggunakan bantal, dianjurkan untuk secara bertahap mengurangi ketebalan bantal.
  • Kualitas tidur
Jika anda ingin mendapatkan tidur yang berkualitas maka Anda disarankan untuk menyingkirkan bantal Anda karena bisa menghambat tidur Anda. Tidur tanpa bantal akan membuat kualitas tidur yang baik karena posisi tubuh Anda berada pada tingkat alami dan normal. Seperti halnya bayi yang masih merah belum terbiasa menggunakan bantal.

Biasanya orang tuanya yang memeprkenalkan dan membiasakannya menggunakan bantal kecil seukuran kepala bayi, namun, bayi aktif bergerak dan malah merasa tidak nyaman dengan menggunakan bantal yang mengganjal kepalanya. Sehingga membuat bantal tersingkir dengan sendirinya dari kepalanya dan akhirnya si bayi lebih nyaman tertidur tanpa bantal.

Bayi pun memiliki kualitas tidur lebih baik dengan tanpa bantal (pada saat posisi di matras flat/kasur datar), karena memang posisi tubuhnya berada pada tingkat alami/normal tanpa ditopang/diganjal sesuatu pada kepala/lehernya. Jadi,apabila anda ingin tidur lebih berkualitas dan menormalkan posisi tubuh anda, mulai biasakan tidur tanpa bantal.
  • Keuntungan untuk tulang belakang
Tidur tanpa bantal dianggap sebagai metode yang paling sehat karena memberikan manfaat pada tulang belakang. Tidur dengan punggungnya untuk memungkinkan tulang punggung untuk sepenuhnya berada pada kurva alami dari tubuh di tempat. Ketika kita tidur dengan bantal tebal, lokasi tulang punggung akan berubah dan Anda mungkin mengalami nyeri punggung keesokan harinya.

Jadi, tidur tanpa bantal adalah obat terbaik untuk sakit punggung.

Posisi Tidur Menurut Rasulullah Saw

Bab Tentang Tidur - Kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang waktu tidur adalah teladan terbaik. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah tidur melampaui batas yang dibutuhkan tubuh, tidak juga menahan diri untuk beristirahat sesuai kebutuhan.
Posisi Tidur Yang Baik Menurut Rasulullah
Jenis Posisi Tidur
Inilah prinsip pertengahan yang beliau ajarkan. Selaras dengan fitrah manusia. Jauh dari sikap ifrath (berlebih-lebihan) ataupun tafrith (mengurangi atau meremehkan).

1. Tidur Tengkurap

Tidur tengkurap merupakan jenis posisi tidur yang tidak dianjurkan oleh rasulullah saw. Adapun hadits berikut yang tidak membolehkan tidur tengkurap sebagai berikut.

عَنْ يَعِيْشَ بن طِخْفَةَ الغِفَاري رَضِي الله عنه قال : قال أَبي بَيْنَمَا أَناَ مُضْطَجِعٌ في المَسْجِد ِعَلى بَطْنِي إِذَا رَجُلٌ يُحَرِّكُنِي بِرِجْلِهِ فَقَال  إَّنَّ هَذِهَ ضِجْعَةٌ يُبْغِضَها اللهُ قال فَنَظَرْتُ، فَإِذَا رَسُولُ اللهِ
“Dari Ya’isy bin Thihfah ia berkata,”Ayahku berkata,” Ketika aku berbaring (menelungkup) di atas perutku di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang menggoyangkan tubuhku dengan kakinya lantas ia berkata,” Sesungguhnya cara tidur seperti ini dibenci Allah” Ia berkata,”Akupun melihatnya ternyata orang itu adalah Rasululullah.

Peneliti dari Australia telah menyatakan bahwa terjadi peningkatan kematian pada anak-anak sebesar tiga kali lipat saat mereka tidur tengkurap dibandingkan jika mereka tidur dengan posisi menyamping. Sedangkan Majalah “Times” mempublikasikan hasil sebuah penelitian di Inggris yang menunjukan peningkatan tingkat kematian mendadak pada anak-anak yang tidur tengkurap.

Dr. Zafir al-Attar berkata “Seseorang yang tidur dengan cara tengkurap di atas perutnya setelah suatu periode tertentu akan mengalami kesulitan bernafas karena seluruh berat badannya akan menekan ke arah dada yang menghalangi dada untuk merenggang dan berkonstraksi saat bernafas. Hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya kekurangan asupan oksigen yang dapat mempengaruhi kinerja jantung dan otak.”

2. Tidur Telentang

Pada sebagian riwayat dijelaskan, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur berbaring di atas rusuk kanan Beliau. Terkadang Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur terlentang dengan meletakkan salah satu kakinya di atas yang lain. Perlu kalian ketahui dan garis bawahi ketika rasulullah yang terkadang tidur pada posisi terlentang yaitu pada saat tidur siang hari sebentar yang disebut dalam Islam dengan istilah qailulah, tidak seperti tidur inti yaitu pada malam hari.

Dr. Zafir al-Attar menjelaskan bahwa saat seseorang tidur dengan cara terlentang, maka hal ini akan menyebabkan orang tersebut bernafas melalui mulutnya. Hal ini disebabkan karena pada saat kita tidur terlentang maka mulut kita akan terbuka, dikarenakan meregangnya rahang bawah.

Manusia harusnya bernafas melalui hidung, bukan mulut. Hal ini dikarenakan pada hidung terdapat bulu-bulu halus dan lendir yang dapat menyaring kotoran yang ikut terhisap bersama udara yang kita hirup. Bernafas melalui mulut merupakan salah satu penyebab seseorang rawan terkena flu. Selain itu bernafas lewat mulut akan menyebabkan keringnya rongga mullut sehingga dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada gusi.

Tidur telentang sebenarnya tidak memberikan manfaat bagi jantung. Bahkan pada posisi telentang, jantung menjadi lebih banyak mengeluarkan energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Maka jika dalam satu malam kita tidur dengan posisi telentang, jantung tidak akan mendapatkan kesempatan untuk beristrahat.

3. Tidur Menyamping ke Kiri

Posisi tidur miring ke kiri akan membuat jantung bekerja lebih keras lagi. Karena darah akan dipompa dari bilik jantung sebelah kiri ke Aorta yang posisinya lebih tinggi 10 derajat, sehingga aliran darah pun tidak lagi mengikuti hukum gravitasi dan hanya bisa mencapai ke 45% bagian tubuh saja. Ditambah lagi dengan posisi Aorta yang menjadi bengkok setelah terpisah dengan jantung. Oleh sebab itu, posisi tidur miring ke kiri bukanlah cara yang baik dan memudahkan kerja jantung mengalirkan darah ke bagian kanan kepala dan seluruh tubuh.

4. Tidur Menyamping Ke Kanan

Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk memulai tidur dalam posisi miring ke arah kanan. Hm, kenapa tidur harus miring ke arah kenan dan bukan ke kiri? Jawaban tepatnya hanya Allah SWT dan Rasul-Nya yang mengetahui.

Mulailah membaringkan badan dengan posisi bagian kanan tubuh sebagai tumpuannya (rusuk bagian kanan). Meskipun setelah itu akan berubah ke posisi kiri (bertumpu pada rusuk kiri). Seperti dalam sabda Rasulullah SAW :“Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (Hadist Riwayat Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

عَنِ البَرَّاء بنِ عَازِب، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه و سلم قَالَ:  إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَأْ وُضُوءَكَ للصَلاةِ، ثُمَّ اضْطَّجِعْ على شِقِّكَ الأَيْمَنِ، ثُمَّ قُلْ: اللهُمَّ إِنِّي اَسْلَمْتُ نَفْسِي إِلَيْكَ، وَوَجَهْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ، وَ فَوَضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَ أَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَ رَهْبَةً إِلَيْكَ لاَ مَلْجَأَ وَ لاَ مَنْجَا منك إَلاّ إِلَيْكََ ، أَمَنْتُ بِكِتَابٍكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَ بِنَبِيِّكَ الذي أَرْسَلْتَ وَ اجْعَلْهُنَّ آخِرَ كَلاَمِكَ فَإِنْ مِتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ مِتَّ على الفِطْرَة
“Dari al Barra bin Azib, bahwa Rasululah bersabda,”Jika engkau hendak menuju pembaringanmu, maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu sebelah kanan lalu ucapkanlah doa:” Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku hanya kepadaMu, kuhadapkan wajahku kepadaMu, kuserahkan segala urusanku hanya kepadamu, kusandarkan punggungku kepadaMu semata, dengan harap dan cemas kepadaMu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada nabi yang Engkau utus” dan hendaklah engkau jadikan doa tadi sebagai penutup dari pembicaranmu malam itu. Maka jika enkau meninggal pada malam itu niscaya engkau meninggal di atas fitrah”

Inilah posisi tidur terbaik yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Tidur dengan posisi miring ke kanan, dapat membantu melancarkan aliran darah dari bilik jantung sebelah kiri yang posisinya menjadi lebih tinggi ke seluruh tubuh kecuali pembuluh Aorta. Dengan posisi tidur seperti ini, maka seluruh anggota tubuh selain tangan kiri akan berada sejajar atau di bawah jantung. Sehingga darahpun akan dengan mudah mengalir ke seluruh bagian tubuh sesuai dengan hukum gravitasi. Dan posisi tubuh seperti inilah yang baik untuk jantung.
 
Namun demikian, rupanya alasan-alasannya dapat dihubungkan dengan ilmu pengetahuan lho. Nah, berdasarkan tinjauan anatomi dan fisiologi, manfaat tidur dengan posisi miring ke arah kanan adalah sebagai berikut.
  • Mengistirahatkan Otak Sebelah Kiri
Secara anatomi, otak manusia terbagi menjadi 2, yaitu otak kanan dan otak kiri. Bagian kanan adalah otak kanan yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya, umat muslim menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas, seperti makan, minum, menulis, memegang sesuatu, dan sebagainya.

Dengan tidur dengan posisi miring ke arah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktifitas tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur (diam). Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang berisiko terkena stroke, maka yang berisiko adalah otak bagian kanan dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).
  • Mengurangi Beban Jantung
Posisi tidur ke sebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung akan lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah pun akan cenderung menurun. Kondisi semacam ini akan membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Mengistirahatkan Lambung
Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap ke arah kanan bawah. Jika seseorang tidur ke sebelah kiri, maka proses pengeluaran chyme (makanan yang telah dicerna lambung) menjadi sedikit terganggu. Hal ini akan menghambat proses pengosongan lambung. Tetapi untuk menetralkan semua, maka Rasulullah kadang tidur kea rah kiri untuk sebentar saja.
  • Mengistirahatkan Pengosongan Kandung Empedu dan Pankreas
Adanya aliran chyme yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat. Hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pankreas juga akan meningkat dengan posisi miring ke kanan.
  • Meningkatkan Waktu Penyerapan Zat Gizi
Saat tidur pergerakan usus meningkat. Dengan posisi miring ke kanan, makan perjalanan makanan yang telah tercerna dan siap diserap akan menjadi lebih lama. Hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada di bawah. Waktu yang lama selama tidur memungkinkan penyerapan dapat optimal.
  • Merangsang Buang Air Besar
Dengan tidur miring ke sebelah kanan, proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus) akan lebih cepat penuh. Jika sudah penuh, maka akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air besar.
  • Mengistirahatkan Kaki Kiri
Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktivitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri cenderung lebih merasa pegal daripada kaki kanan. Apalagi kaki berada pada posisi bawah yang aliran darah baliknya cenderung rendah atau lambat. Jika tidur miring ke kanan, maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang.

Nah, Subhanallah sekali ya, rahasia sunnah Rasulullah? Ternyata memang hampir semua yang beliau kerjakan, tak hanya berupa ibadah saja, bahkan akan berdampak baik untuk kesehatan. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.

Adab Bangun Tidur Rasulullah

Bab Tidur Rasulullah - Tidak ada satu hal pun, baik kecil maupun besar, melainkan telah dijelaskan oleh Islam. Rasulullah shallallahu alaihi wassalam telah menggoreskan buat kita melalui ucapan dan perbuatannya rambu-rambu adab yang seharusnya ditempuh oleh setiap mukmin di dalam hidupnya.
Apa Yang Dilakukan Rasulullah Setelah Bangun Tidur
Adab Bangun Tidur Rasul
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam telah menjelaskan, siapa saja yang menghendaki kebahagiaan, hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dan meneladani adabnya. Sunnah-sunnah ketika bangun tidur sebagai berikut.

1. Berdoa ketika bangun tidur.


Membaca doa merupakan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum atau sesudah melakukan sesuatu. Membaca doa setelah bangun tidur juga menjadi salah satu sunnah dari Nabi SAW. Membaca doa tersebut sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat usia yang telah diberi. Adapun doa yang harus diucapkan memiliki arti sebagai berikut:

الحَمْدُ ِللهِ الَّذِي أَحْيَاناَ بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَ إِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan. Hadits Shohih (HR. Bukhari no. 6312 dari Shahabat Hudzaifah radhiallahu'anhu dan Muslim no. 2711 (59) dari Shahabat Al-Baro' radhiallahu'anhu).

Dalam satu hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

مَنْ تَعَارَّ مَنَ اللَيْلِ فقَال حِيْنَ يَسْتَيْقِظُ: لا إله اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ له، لَهُ المُلْكُ وَ لَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَ يُمِيْتُ،بِيَدِهِ الخَيْرُ و هو على كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، سُبْحَان الله وَ الحَمْدُ للهِ ولا إله إلا اللهُ و اللهُ أَكْبَرُ و لا حَوْلَ و لا قُوَّةَ إلاَّ بالله، ثُمَّ قَال: اللهُمَّ اغْفِرْ لِي أَوْدَعا اسْتُجِيبَ لَهُ، فَإِنْ قَامَ فَتَوَضَأُ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلاَتُهُ
“Barangsiapa bangun pada malam hari, kemudian ia berdoa,” Tiada illah yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu baginya, milikNyalah segala kerajaan dan pujian, Yang Maha menghidupkan dan mematikan, di tanganNyalah segenap kebaikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagiNya dan tiada illah yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar, tiada daya serta upaya melainkan dengan pertolongan Allah” kemudian setelah itu berdoa,” Ya Allah ampunilah aku” ataupun doa yang selain itu niscaya dikabulkan doanya. Kemudian apabila ia bangkit berwudhu lalu shalat maka akan diterima shalatnya.

2. Mengusap bekas tidur yang ada di wajah dengan tangan.


Hal kedua yang harus kita ikuti dari Nabi ketika bangun tidur adalah mengusap wajah dengan tangan. Tujuannya adalah untuk menghilangkan rasa kantuk. Setelah mengusapkan tangannya ke wajah, lalu Nabu membaca 10 ayat yang terakhir sari surat Ali-Imran. Menurut Imam an-Nawawi dan al-Hafizh Ibnu Hajar, hal ini dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam”

Hal ini menurut Imam An-Nawawy dan Al Hafidz Ibnu Hajar sebagai sesuatu yang dianjurkan berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu'alaihi wassalam lafazh yang tercantum di kitab nash arabnya adalah sebagai berikut.

فَاسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ
Lafazh di atas ada penambahan huruf Fa (mungkin penulis menginginkan fa itu sebagai fa Isti'nafiyah - bersambung dari pernyataan lafazh hadits sebelumnya) sedangkan yang terdapat di Kitab Shohih Bukhori dan yang lainnya adalah sebagai berikut:

اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ
Rasulullah Shollallahu'alaihi wassalam bangun tidur kemudian duduk sambil mengusap wajahnya dengan tangannya. Hadits Shohih (HR. Al-Bukhori no. 183, Muslim no. 763 (182), Abu Dawud no. 1367, Ibnu Majah no. 1363, an-Nasai no. 1620, Ahmad no. 2164 (cet M. Arrisalah) Semuanya dari jalur Malik dari Makhromah bin Sulaiman dari Kuraib Pembantu Ibnu Abbas dari Ibnu Abbas radhiallahu'anhum)

3. Beristintsaar (mengeluarkan /menyemburkan air dari hidung sesudah menghirupnya)


إِذَا اِسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثاً فَإِنًّ الشَّيْطَانَ يَبِيْتُ عَلَى خَيْشُوْمِهِ
Lafazh di atas menggunakan lafazh KHOISYUUMIHI dipakai oleh al-Bukhori dengan penambahan فَتَوَضَّأَ (maka berwudhulah), sedangkan yang terdapat di Kitab Shohih Muslim dan yang lainnya menggunakan lafazh KHOYAASYIHI bentuk jamak dari KHOISYUUMIHI- maknanya sama yaitu batang hidung (bagian tengah hidung sebagaimana dijelaskan di Syarah Shohih Muslim oleh Imam an-Nawawi III/127) sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى 
 خَيَاشِيمِهِ
 Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, sesungguhnya Nabi Shollallahu'alaihi wassalam pernah bersabda: "Apabila seorang diantara kalian bangun tidur maka beristintsaarlah tiga kali karena sesungguhnya syaitan bermalam di batang hidungnya" . Hadits Shohih (HR. Bukhari no. 3295 dan Muslim no. 238 (23) dari Shahabat Abu Hurairoh radhiallahu'anhu)

4. Mencuci kedua tangan tiga kali


Berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu'alaihi wassalam :

إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلاَ يَغْمِسْ يَدَهُ فِي اْلإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلاَثًا
"Bila salah seorang diantaramu bangun tidur, janganlah ia menyelamkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali. Hadits Shohih (HR. Bukhari no. 162 dan Muslim no. 278 (87) dari Shahabat Abu Hurairoh radhiallahu'anhu)

Lafazh lengkapnya milik Muslim adalah sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ، فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثًا، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ بَاتَتْ يَدُهُ
Dari Abu Hurairah radhiallahu'anhu, sesungguhnya Nabi Shollallahu'alaihi wassalam pernah bersabda:"Apabila seorang diantara kalian bangun tidur maka janganlah ia menyelamkan/menyelupkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali, karena sesungguhnya ia tidak mengetahui dimana tangannya semalam berada"

5. Bersiwak atau Sikat Gigi


Sunnah selanjutnya yang dilakukan oleh Rasulullah ketika bangun tidur adalah bersiwak. Siwan merupakan nama untuk sebuah kayu yang digunakan untuk menggosok gigi. Jika pada zaman sekarang ini, bersiwak berarti menggosok/membersihkan gigi untuk menghilangkan kotoran pada gigi dan juga untuk menjaga kebersihan mulut.

كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِسْتَيْقَظَ مِنَ اللَيْلِ يَصُوْشُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
{ Lafazh di atas menggunakan lafazh ISTAIQADZO, sedangkan yang terdapat di Kitab Shohih Bukhori dan yang lainnya menggunakan lafazh QAAMA sebagai berikut:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ، يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
Nabi Shollallahu'alaihi wassalam apabila bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak. Hadits Shohih (HR. Bukhari no. 245 dan Muslim no. 255 (46) dari Shahabat Hudzaifah radhiallahu'anhu)

Ada banyak manfaat yang diperoleh apabila menggosok gigi ketika bangun tidur. Termasuk dari keistimewaan siwak adalah memberikan stimulan untuk bangun terjaga dan memberikan kesegaran.Terlebih lagi bagi mereka yang hendak sholat malam dan tidak hanya dapat menyegarkan, gosok gigi juga akan menghilangkan bau mulut.

Bagaimana Jika Tidur Terlalu Malam dan Bangun Terlalu Siang

Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur.

Beberapa kebiasaan rasulullah tentang bab tidur yaitu bangun awal, jadi dalam agama yang baik tidak diajarkan untuk bangun sampai matahari terbit. Tentang tidur siang, sebagian ulama ada yang membaginya ke dalam tiga kategori:

Pertama: Tidur siang pada tengah hari saat matahari bersinar terik. Tidur ini biasa dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kedua: Tidur pada waktu dhuha. Tidur ini sebaiknya ditinggalkan, karena membuat kita malas serta lalai untuk berusaha meraih kemashlatan dunia dan akhirat

Ketiga: Tidur pada waktu ashar. Ini merupakan waktu tidur yang paling jelek.

Sebagian salaf juga membenci tidur waktu pagi. Ibnu Abbas pernah mendapati putranya tidur pada pagi hari, lantas ia berkata kepadanya, Bangunlah, apakah engkau tidur pada saat rizki dibagikan?

Oleh karena itu sebaiknya tidur pagi ini ditinggalkan kecuali karena ada satu alasan yang menuntut seperti halnya sakit. Karena tidur pagi ini memberikan efek negatif bagi tubuh berupa tertimbunnya sisa-sisa makanan di dalam perut yang seharusnya terurai dengan berolahraga juga menimbulkan berbagai penyakit.

Tidur Terlalu Siang Penyebab Kerusakan Hati

Nah, tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab utama kerusakan hati. Penyebab lain yang bisa memicu kerusakan hati adalah tidak buang air di pagi hari, pola makan yang terlalu berlebihan, terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan, dan terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.”
Akibat Tidur Terlalu Malam
Kebiasaan Buruk Tidur
Situs resmi UGM Fakultas Kedokteran Bagian Radiologi melansir penemuan terbaru tentang penyebab kanker hati. Dalam artikel berjudul Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati! Jangan Tidur Terlalu Malam itu diungkapkan bahwa para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT, GPT), tetapi ternyata diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm. Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).

GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat.

Tetapi tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, kalaupun naik tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi.

Tidur di Siang Hari Sama Pentingnya dengan Tidur di Malam Hari

Tidur Menurut Rasulullah - Tidur atau istirahat siang (sesudah dhuhur sebelum ashar) dianjurkan oleh Rasulullah. Para peneliti mengatakan tidur siang hari sebentar yang disebut dalam Islam dengan istilah qailulah itu sangat berguna, sama seperti tidur di malam hari.

Allah Swt juga berfirman berfirman dalam Al Quran. 
وَمِنْ آَيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ
”Dan di antara ayat-ayat-Nya tidur di malam hari dan siang hari.”

وَمِنْ ءَايَاتِهِ مَنَامُكُم بِالَّليْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَآؤُكُم مِّن فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لأَيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ
 “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”. [Ar Rum: 23]

Dalam ayat ini dijelaskan perintah untuk tidak banyak tidur di waktu malam, dan menggantikannya di waktu siang. Para peneliti mengatakan, bahwa dari perspektif perbaikan sikap dan perilaku, tidur siang berguna, sama sebagaimana tidur malam, terkait dengan fungsi kognitif seseorang.
Tidur Siang Sama Pentingnya dengan Tidur Malam
Antara Siang dan Malam
Sebuah tim peneliti dari  Universitas Lübeck, Jerman, melakukan tes diagnostik pada 52 sukarelawan. Para sukarelawan diminta untuk tidur dalam rentang waktu tertentu, tanpa membedakan waktu siang ataupun malam. Dan hasilnya, kondisi mereka sama dan tidak berbeda.

Penelitian lain menjelaskan bahwa tidur siang saat bekerja dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung yang membahayakan bahkan mematikan. Namun, penelitian ini menuai kekecewaan kaum perempuan’

Data menunjukkan bahwa manfaat tidur siang lebih banyak dirasakan oleh kaum pria dalam sampel terbatas daripada kaum wanita. Studi yang dianggap paling fenomenal mengenai problematika tidur ini, memfokuskan penelitian pada aspek kesehatan yang ditimbulkan oleh tidur siang.

Penelitian ini melibatkan 23.681 penduduk usia dewasa di Yunani dan memakan waktu enam tahun seperti dilansir oleh Associated Press (AP). Studi ini menjelaskan bahwa mereka yang menghabiskan waktu kurang lebih setengah jam untuk tidur siang di kantor, tiga kali dalam seminggu, risiko kematian yang disebabkan oleh timbulnya gejala penyakit jantung berkurang rata-rata 37%, dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang di kantor.

Studi ilmiah ini menemukan teori baru bahwa tidur siang memiliki pengaruh yang penting dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi tingkat kematian.

Para peneliti berpendapat bahwa tidur siang di kantor sangat bermanfaat bagi jantung, karena dapat mengurangi stres dan detak jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat.

Dalam kesimpulan lain dinyatakan bahwa, kaum perempuan juga merasakan manfaat yang besar dari tidur siang di kantor. Keterangan ini menyebutkan bahwa laki-laki yang meninggal dunia akibat stres menghadapi pekerjaan lebih banyak daripada perempuan, sebagaimana penjelasan Dr. Dimitrios Trichopoulos, seorang penanggungjawab studi dan penelitian pada Harvard School of Public Health dan University of Athens Medical School.

Studi ini menegaskan bahwa selama masa penelitian berlangsung relawan perempuan yang terlibat dalam penelitian ini dan meninggal berjumlah 48 orang, enam diantaranya adalah wanita karir, dibandingkan dengan jumlah lelaki yang meninggal dunia sebanyak 85 orang, 27 diantaranya adalah pria bekerja. 

Sedikit Tidur Itu Lebih Baik

Banyak sekali utopi yang menyebutkan bahwa tidur dalam waktu lama itulah yang paling baik. Sampai datang peelitian di abad 21 yang menegaskan bahwa waktu tidur yang pendek itulah yang lebih baik untuk manusia. Bukankah ini seperti yang telah ditegaskan dalam Al Quran di banyak ayat-ayatnya saat menerangkan tentang salah satu kebiasaan orang-orang yang bertakwa:

Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.(QS. Adz Dzariyat : 17-18)

Allah swt memerintahkan Nabi Muhammad saw untuk tidak banyak tidur, dan mengganti apa yang telah dikurangi dari waktu tidur di malam, pada waktu siang. Allah swt berfirman :

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ * قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا * نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا * أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآَنَ تَرْتِيلًا * إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا * إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا * إِنَّ لَكَ 
 فِي اَلنَّهَارِ سَبْحًا طَوِيلًا [المزمل: 1-7]

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu´) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).” (QS. Al Muzzammil : 1-7)

Sangat jelas dipaparkan dalam ayat diatas bahwa tidak dianjurkan tidur terlalu lama, selain karena sebagai bentuk ketaqwaannya kepada Allah swt, juga pasti ada maksud tertentu agar manusia bisa lebih sehat jasmani dan rohani.

Tidur selama delapan jam setiap hari atau hampir setiap hari, sudah lama diangggap sebagai rentang waktu tidur yang ideal sebagai waktu yang diperlukan oleh tubuh manusia. Tetapi penelitian baru mengatakan, bila tidur selama itu jika dilakukan setiap hari atau hampir setiap hari, justru lebih dapat mempersingkat masa hidup.

Sebuah studi yang dilakukan atas lebih dari satu juta orang yang tidur delapan jam atau lebih dalam sehari menunjukkan mereka meninggal di usia yang lebih muda dari rekan-rekan mereka yang tidur jam lebih sedikit. Sebagaimana tidur empat jam setiap hari atau hampir setiap hari, juga kemungkinannya untuk meninggal lebih cepat. Tapi mereka yang tidur enam jam sehari, menurut penelitian dapat hidup lebih lama.

Para ilmuwan di University of California, studi ini menunjukkan hubungan antara jangka waktu tidur dan tingkat kematian yang tinggi. Namun, tim peneliti belum berhasil mendapat jawaban di balik hubungan ini. Profesor Jim Horne dari Sleep Research Centre di University of Loughborough mengatakan bahwa mereka yang berpendapat tidur lama, itu tidak benar. Kami dapat mengkonfirmasi bahwa tidur enam atau tujuh jam satu hari sudah cukup lama. Jarak waktu atau jam tidur yang dibutuhkan oleh tubuh adalah jika Anda dalam kondisi terjaga lalu merasa ingin untuk tidur di siang hari.

Para ilmuwan menerangkan peran sangat penting dalam memfungsikan pikiran secara aktif melalui penelitian pada kucing. Fungsi pikiran aktif karena tidur itu akan lebih memiliki implikasi besar bagi manusia yang ingin meningkatkan kemampuan belajar dan memori mengingat mereka.

Tidur Paling Optimal Menurut Islam
Tidur
Percobaan pada kucing menunjukkan peningkatan kinerja otaknya jika dia tidur dengan baik, di mana mereka menjadi lebih kuat dan lebih aktif dan bergerak. Tes dilakukan pada perubahan yang terjadi dalam otak kucing. Seekor kucing matanya ditutup selama enam jam, dan kucing lainnya dalam kondisi melihat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pikiran kucing tidur (ditutup matanya) selama enam jam mengalami perubahan aktifitas otak secara drastis dan lebih mudah beradaptasi daripada kucing yang belum tidur.

Ada lagi penelitian lain yang menjelaskan bahwa bangun di tengah malam itu bermanfaat bagi kesehatan, khususnya bagi jantung. Tidur yang panjang akan merusak dan membahayakan jantung. Jantung terkadang kekurangan oksigen akibat tidur yang terlalu lama, dan karenanya para ilmuwan mengatakan: ”Bangun di malam hari, meski hanya satu kali, itu bermanfaat bagi jantung untuk memasok pasokan oksigen yang memadai dan untuk menghindari kematian mendadak.

Subhanallah. Telah dikonfirmasikan oleh Al-Quran dan Rasulullah saw, ketika ia bangun di malam hari untuk tafakkur terhadap penciptaan Allah swt, dan melakukan shalat malam.

Sumber: www.kaheel7.com/id

Tidur Di Ruangan Gelap Dan Tidak Terkena Cahaya

Rasulullah shollallâhu ‘alaihi wasallam juga bersabda: Apabila kalian tidur, maka padamkanlah lampu-lampu kalian. Sebab, setan-setan berkeliaran seperti tikus dan menabrak (lampu-lampu kalian) sehingga kalian terbakar. [HR Ibnu Hibban]

Dan dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melarang kita tidur dengan posisi sebagian tubuh terkena matahari dan sebagiannya lagi tidak.
Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَ كَان أَحَدُكُمْ في الشَمْسِ فَقَلَصَ عَنْهُ الظِلُّ، فَصَارَ بَعْضُهُ في الشَمْسِ و بَعْضُهُ في الظِلُّ فَلْيَقُمْ

“Jika salah seorang diantara kalian berada di bawah matahari, kemudian bayangan beringsut darinya sehingga sebagian tubuhnya berada di bawah matahari dan sebagiannya lagi terlindung bayangan, maka hendaklah dia berdiri (maksudnya tidak tetap berada di tempat tersebut)”.

Seorang ahli biologi, Joan Roberts, merupakan orang pertama yang menemukan hubungan antara lampu dan kesehatan. Ia menemukan korelasi tersebut dalam penelitiannya pada hewan percobaan yang diberikan perlakuan dengan cara menyalakan lampu buatan sepanjang malam.

Setelah diamati beberapa lama, maka Roberts melakukan pengukuran kadar hormon melatonin di dalam tubuh hewan tersebut dan menemukan fakta bahwa jumlahnya makin berkurang disertai penurunan daya tahan tubuhnya terhadap penyakit.

Maka Roberts pun berkesimpulan bahwa cahaya lampu (termasuk pancaran dari layar televisi) dapat menyebabkan penurunan kadar hormon melatonin di dalam tubuh yang akan mempengaruhi penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan mengakibatkan tubuh menjadi lemah.

Beberapa abad kemudian, para ilmuwan di berbagai belahan dunia pun menyelidiki tentang pentingnya tidur di malam hari dalam keadaan lampu dimatikan. Hasil penelitian mereka ternyata memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Joan Roberts.

Salah satunya adalah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Genetics and Cytogenetics menyatakan bahwa menyalakan cahaya buatan pada malam hari ketika tidur akan memiliki dampak pada jam biologis tubuh dan dapat menjadi pemicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.
Tidur Sebaiknya dengan Lampu yang Padam
Tidur Diruangan Gelap
Penelitian terbaru yang disajikan pada pertemuan tahunan Society for Neuroscience, di San Diego, Rabu 17/11/2010 juga menjelaskan tentang korelasi antara cahaya lampu dan tingkat depresi. Dalam jurnalnya penelitian itu menyimpulkan ternyata pekerja shift malam dan orang lain yang selalu terkena cahaya di malam hari akan meningkatkan risiko gangguan mood atau depresi.

Penemua Tracy Bedrosian, seorang mahasiswa doktor dalam ilmu saraf di Ohio State University, yang melakukan penelitian terhadap tupai, juga menjelasakan bahwa perubahan otak pada tupai timbul dari fluktuasi dalam produksi hormon melatonin. Melatonin memberi sinyal ke tubuh bahwa sedang malam hari, tapi cahaya di malam hari menghambat produksi hormone melatonin.

"Hormon ini telah terbukti memiliki beberapa efek antidepresan, dan penurunan melatonin dapat memacu gejala depresi", ujar Bedrosian.

Hormon melatonin atau N-acetyl-5-metoksitriptamin sendiri merupakan hormon pengatur utama dari seluruh hormon yang berfungsi mengatur dan memelihara irama sirkadian (sistem jam biologis tubuh yang memegang peranan penting dalam mengatur saat untuk tidur dan bangun).

Hormon melatonin sebagian besar dibuat oleh kelenjar pineal dan sebagian kecilnya dibuat di usus dan retina mata. Produksi hormon melatonin dipengaruhi oleh tingkat intensitas cahaya lingkungan dan akan selalu bertambah banyak jika manusia berada dalam lingkungan yang gelap dan suasana hening namun produksinya akan dihambat oleh adanya rangsangan luar seperti sinar yang terang dan medan elektromagnetik.

Sebagai hormon yang memiliki fungsi utama menciptakan kualitas tidur yang baik, maka hormon melatonin memiliki kegunaan sebagai berikut:
  1. Menjaga keharmonisan metabolisme sel, mempertahankan efisiensi/efektivitas kerja sel, membuat sel tidak mudah rusak sehingga meningkatkan daya tahan sel terhadap berbagai gangguan dari luar.
  2. Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
  3. Mempengaruhi kerja organ tubuh terutama di saat tidur
  4. Mempengaruhi kesehatan psikologis seseorang terutama terhadap mood.
  5. Berperan sebagai sistem alami yang mengatur masa penuaan tubuh.
  6. Membuat tidur menjadi lebih nyenyak sehingga meningkatkan kualitas tidur.
Seseorang kurang tidur akan memiliki kadar melatonin yang rendah sehingga mengalami gangguan perasaan (mood) seperti mudah gelisah, mudah lelah, mudah marah.

Kapan dan Jam Berapa Rasulullah Saw. Bangun Tidur

Setiap waktu yang beliau pilih untuk tidur dan bangun tidur sangat bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang. Ibnu Qayyim berkata: “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling bermanfaat untuk badan, organ, dan kekuatan." 


Hidup Sehat Ala Rasulullah
Waktu Malam Menurut Islam

Rasulullah saw. bangun cepat yaitu pada 1/3 malam terakhir atau sekitar jam 2-3 Pagi. Keadaan bangun menjelang subuh di manfaatkan untuk shalat malam, membaca Al-Quran dan bermunajat kepada Alah SWT. Bahkan Allah SWT menjanjikan kedudukan yang terpuji bagi pelaksanaan sholat malam, Jadi memelihara tidur itu penting agar kita bisa beribadah dengan nyaman.

Do'a Setelah Bangun Tidur
Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkanNya dan kepadaNya kami dibangkitkan. Hadits Shohih (HR. Bukhari no. 6312 dari Shahabat Hudzaifah radhiallahu'anhu dan Muslim no. 2711 (59) dari Shahabat Al-Baro' radhiallahu'anhu)

Kapan dan Jam Berapa Rasulullah Saw Tidur

Hidup Sehat Ala Rasul - Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”. [Ar Rum: 23]

Syaikh Abdur Rahman Bin Nashir As Sa’di berkata ketika menafsirkan ayat di atas, “Tidur merupakan satu bentuk dari rahmat Allah sebagaimana yang Ia firmankan. Artinya “Dan karena rahmatNya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebagian dari karuniaNya (pada siang hari) dan supaya kamu bersyukur”. [Al Qashahs: 73].
Jam Berapa Rasulullah Tidur
Pembagian Waktu Malam Menurut Islam
Rasulullah Saw mengajarkan tidur secepatnya, yaitu 1/3 malam pertama atau sekitar jam 9 malam. Allah SWT menciptakan malam hari sebagai waktu untuk istirahat. Meskipun begitu, tidur bisa dilakukan diluar waktu itu bila kita mengalami kelelahan atau kita menerima ujian Allah SWT berupa sakit.
Baca Juga " Kapan dan Jam Berapa Rasulullah Saw. Bangun Tidur''
Setidaknya tidur memiliki dua manfaat penting , sebagaimana yang dituturkan Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Maad.

Pertama: Untuk menenangkan dan mengistirahatkan tubuh setelah beraktivitas. Sebagaimana firman Allah. “Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat”. [An Naba : 9]

Kedua: Untuk menyempurnakan proses pencernaan makanan yang telah masuk ke dalam tubuh. Karena pada waktu tidur, panas alami badan meresap ke dalam tubuh sehingga membantu mempercepat proses pencernaaan.

Kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang waktu tidur adalah teladan terbaik. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah tidur melampaui batas yang dibutuhkan tubuh, tidak juga menahan diri untuk beristirahat sesuai kebutuhan. Inilah prinsip pertengahan yang beliau ajarkan. Selaras dengan fitrah manusia. Jauh dari sikap ifrath (berlebih-lebihan) ataupun tafrith (mengurangi atau meremehkan).

Meniru Cara Hidup Sehat Nabi Muhammad Saw.

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah (Muhammad Saw) itu contoh ikutan yang baik bagi kamu yaitu bagi orang yang sentiasa mengharapkan (keridoan) Allah dan (balasan baik) hari akhirat, serta ia juga banyak menyebut dan memngingat Allah (dalam masa susah dan senang).

Demikianlah arti dari kutipan ayat yang terdapat didalam Al-Quran. Belajar dan berusaha mencontoh sekaligus mengamalkan apa yang dilakukan rasulullah merupakan bukti cinta kita kepada Rasulullah, selain itu membuat hidup menjadi lebih berkah, sehat jasmani dan rohani dan itu PASTI jika manusia itu benar-benar memahami dan mau mengerti.
Hidup Sehat Ala Rasul
I Love Muhammad
Disini saya akan membahas lengkap bab-bab tentang Cara Hidup Sehat Nabi Muhammad Saw dilihat dari segi keilmuan maupun keagamaan, sehingga cara hidup beliau(rasulullah) benar-benar sebagai contoh untuk umat manusia, tidak hanya untuk umat islam saja. Dibawah ini adalah bab yang disajikan.

Bab Tentang Tidur Rasulullah Saw.

Bab Tentang Makan Rasulullah Saw.

  • kapan waktu-waktu rasulullah makan
  • apa saja yang dimakan rasulullah
  • cara duduk dan cara makan rasulullah

Sejarah Dan Masuknya Islam Di Desa Candimulyo Kebumen

Sejarah Islam Di Kebumen - Menelusuri tentang sejarah masuknya islam di Desa Candimulyo kebumen sebenarnya sedang membicarakan tempat tinggalnya saya sendiri tepatnya yaitu di Desa candimulyo. Dilihat dari nama Candimulyo saja sudah langsung menimbulkan pertanyaan.

Kenapa nama Desanya ''Candimulyo''?

Pertanyaan yang sering dilontarkan orang-orang kepada saya kenapa namanya candimulyo, emang ada candinya? Sebenarnya saya sendiri tidak tahu asal muasal nama desa tersebut, tetapi dengan dorongan rasa keingintahuannya, saya tanya sama bapak yang pastinya lebih tahu.

Nama Desa ''candimulyo'' itu sendiri diambil dari kata candi dan kata mulyo. Secara bahasa, candi berarti tempat dan mulyo memiliki arti subur, makmur, sejahtera. Jadi secara terminologi, Candimulyo dapat diartikan sebagai tempat yang subur, makmur dan penghuninya sejahtera. Desa Candimulyo terdiri atas tiga pedukuhan yaitu Tlimbeng (RW 1), Krajan (Rw 2) dan Pejaten (Rw 3)

Menurut sumber lisan dari para orang tua terdahulu, di daerah yang sekarang menjadi Desa Candimulyo ini, terdapat sebuah bekas candi namun tidak dapat terlihat seutuhnya, itu disebabkan terkubur oleh tanah. Karena memang oleh para wali dahulu dengan sengaja mengubur candi tersebut dengan tujuan meninggalkan dan menghilangkan ajaran hindu dan animisme.

Candi yang terdapat di kebumen
Gambar Candi yang terdapat di Desa Candimulyo

Bukti yang memperkuat adanya candi di Desa ini yaitu letaknya tidak jauh dari Desa Sumberadi, yang mana di Desa  Sumberadi ini, ditemukan situs peninggalan lingga dan yoni serta bongkahan batu bara berukuran besar yang di duga merupakan bagian dari komplek candi untuk pemujaan masyarakat Hindu. Ini menandakan bahwa sejak abad ke-8 pun tempat tersebut sudah dihuni oleh manusia.

Candi yang terdapat di Desa Sumberadi Kebumen Jawa Tengah
Gambar Candi yang terdapat di Desa Sumberadi Kebumen

Sejarah masuknya islam di kebumen sangat erat kaitannya dengan Desa yang saya tempati sekarang yaitu Desa Candimulyo, mengapa? Desa Candimulyo ini merupakan Desa yang sudah ada bahkan lebih awal dari kemunculan nama kebumen itu sendiri.

Kemunculan nama ''ndesa'' ini juga lebih awal dari pada nama Candimulyo yang kemudian nama ''ndesa'' digantikan dengan nama krajan sebagai salah satu nama pedukuhan di Desa Candimulyo agar tidak menimbulkan kebingungan dengan istilah ''Desa'' sekarang.

Waktu saya kecil dulu, istilah ''ndesa (sekarang krajan)'' masih sangat sering terdengar ditelinga. Nama krajan juga nama baru yang dibuat oleh kepala suku/ Lurah waktu itu yaitu Alm. H. Zainal Arifin.

Kenapa Ada Istilah ''Ndesa''

Adanya istilah ndesa di Desa Candimulyo menurut sumber lisan dari para orang tua bahwa dahulu kala di Desa Candimulyo sudah berdiri padepokan dan pasar dan sebagai satu-satunya pusat perdagangan jual-beli yang mana ditempat lain belum ada karena didekat Desa ini belum ada desa-desa lain alias masih hutan belantara. Jadi dalam hal ini berarti Desa Candimulyo sudah lebih dulu ada.

Masuknya Islam Didesa Candimulyo.

Desa Candimulyo merupakan bagian dari komplek candi sehingga masyarakat waktu dulu menganut kuat agama Hindu. Masuknya islam ke Desa Candimulyo dibawa oleh para pedagang dari Yaman yang memang waktu itu Desa ini sebagai pusat perdagangan. Para pedagang ini juga sudah dibekali dengan ilmu Islam yang sudah mumpuni bahkan sudah tergolong sebagai seorang ulama yang memang sudah ditugaskan untuk menyebarkan ajaran agama Islam.

Sayid Muhammad Ishom Al Hasan atau lebih dikenal dengan nama Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani adalah tokoh yang ditugaskan Desa Candimulyo ini, karena di Desa ini masih sangat kental dengan ajaran Hindu dan Animisme.

Sayid Muhammad Ishom Al Hasan mendarat di Pulau Jawa untuk pertama kalinya di Pantai Karang Bolong, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, sekitar abad ke-15 Masehi. Setelah berhasil mengalahkan Resi Darapundi di Karanganyar, kemudian mengislamkan resi dan para penduduknya. Perjalanan beliau berlanjut ke timur hingga sampai di daerah yang sekarang menjadi Desa Candimulyo ini.

Untuk memperluas ajaran agama islam ini Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani mendirikan Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu yang mana letak pondok tersebut tidak jauh dari Desa Candimulyo. Sebenarnya Desa candimulyo ini sangat luas sampai dan karena terlalu luas Candimulyo ini terpecah dua bagian yaitu Desa Candimulyo itu sendiri dan Desa Sumberadi dimana Pondok Al Kahfi itu berada.

Karena kisah perjalanan Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani yang mengislamkan Resi penduduk tersebut, lalu menamai Candimulyo itu yang tercatat dalam buku, kitab serta manuskrip sejarah yang sekarang tersimpan di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu.

Makam Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani terletak di Pemakaman Umum Lemah Lanang yang berada di Desa Candimulyo dan Desa Somalangu. Setiap bulan Rabi’ul Awal ( Maulud ) dan bulan Rajab dalam kalender Hijriah,  ribuan orang dari berbagai penjuru datang untuk berziarah dan mengikuti acara Khaul yang diadakan di Pondok Pesantren Al Kahfi

Makam  Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani Candimulyo Kebumen
Gambar Gerbang Makam  Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani

Itulah sepenggal sejarah dan masuknya Islam di Desa Candimulyo Kebumen. Diperlukan penelitian dan pengkajian yang lebih mendalam untuk mengetahui apakah candi yang ada di Dukuh Tlimbeng tersebut memang benar-benar candi hindu. Ataukah mungkin hanya reruntuhan bangunan biasa